October 30, 2006 • 2:59 pm
BELAKANGAN, kasus bunuh diri kembali marak di Jakarta dan sekitarnya. Modusnya pun variatif, seperti meloncat dari ketinggian, minum racun tikus, menggantung leher dengan tambang, hingga yang paling menggiriskan, membakar dirinya sendiri hingga gosong dan tewas.
Read the rest of this entry »
Filed under: Life is too short
October 16, 2006 • 12:40 am
Buku baru yang mau tak resensi, tapi belum selesai bacanya. InsyaAllah, nanti kalo sudah selesai akan saya ceritakan
Filed under: Buku maniaq
October 4, 2006 • 8:58 pm
/********************************************/
B A S K E T by Ikhwan Izzuddin
/********************************************/
Seksi 1: Persahabatan
Keringatku seakan tak ada habisnya keluar, kaos olahragakupun tak ubahnya seperti basah habis dicuci, kuluruskan kakiku sambil bernapas teratur. Sementara sahabut-sahabatku yang lain hampir sama kondisinya dengan ku, hanya andik yang masih kelihatan segar. “Ndik, kipasin aku donk” celetuk Henry ”aku pijitin ndik, capek …” timpal Ali “emang mo dibayar berapa? Ini gantinya kipas sama pijatannya” Jawab andik dengan sabar sambil menyodorkan sebotol minuman Udara segar pagi hari ini cukup menyehatkan untuk latihan basket bersama. Ini adalah latihan menjelang kompetisi piala Rektor yang dimulai senin besok. kami cukup konsisten dalam mempersiapkan kejuaran ini. Tim kami tergolong kuat dan kompak. Dengan kemampuan ajie yang lincah dan cepat dalam memdribblingbola serrta keahliannya dalam melakukan lay up menjadi senjata ampuh. Henry dengan kemampuan spesialis tembakan tiga angkanya bisa menjadi mesin gol yang tangguh. Ali si jenius yang memiliki keahlian gerakan tipuan menjadi ujung tombak dalam merobek pertahanan lawan. Dan si Bram, yang dijuluki si “Gorila” seperti dalam kartun jepang slam dunk karena memang memiliki postur yang besar sehingga cocok untuk defense dan sebagai center. Kalo aku, sebisanya memasukkan bola dan biasa menempati posisi shooting guard. Sementara andik yang memiliki kecerdasan tinggi dalam menganalisa pemain seringkali menjadi koordinator lapangan yang sangat jitu dan dia cukup disegani dalam tim. “Ayo bram, three point shoot” teriakku menyemangati bram yang sedang melatih three point shootnya. Dengan gaya seperti pemain NBA, dia melonjat tinggi dan melepaskan tembakannya dan … ups?@#$ “Wah si gori kurang makan pisaaang….ha ha ha” teriak henry sambil tertawa lebar melihat tembakan bram yang tidak sampai pada sasaran. “lihat gayaku … ” sambil berlari dari pinggir lapangan dengan membawa bola dan tepat pada garis, henry dengan lompatan yang cantik seakan berhenti diudara melepaskan tembakannya dan …. bola pun tidak masuk “wah henry kayaknya sengaja tidak memasukkan bola” batinku, karena dengan lompatan, posisi dan cara shootnya mestinya bola bisa masuk dengan indah, barangkali saja biar si gori tidak tersinggung. latihan itu berakhir diwarung STMJ dengan andik sebagai bos-nya dengan tetap canda dan tawa yang menghiasi persahabatan kami.
Read the rest of this entry »
Filed under: Sastra Masta
October 3, 2006 • 5:03 pm

Saya menulis ini tepat jam 12.02 malam, dan posisi saya sekarang adalah di dalam Lab komputer yaitu Laboratoium Sistem Bisnis Cerdas. Disini masih ada teman laki-laki, yaitu sekitar 10 orang yang masing-masing masih sibuk dengan pekerjaannya. Memang ada yang mengerjakan kuliah, ada juga yang main-main (friendster, email, YM) dan juga ada yang tidak fokus pada kuliahnya tapi melakukan pekerjaan yang lain, ya seperti yang saya kerjakan saat ini
. Namun yang jelas, beginilah dari hari ke hari, suasana malam di kampus Teknik Informatika. Tidak peduli ini bulan Ramadhan, namun yang jelas kita tetap “bekerja”.
e h, tapi nanti jam 2-4 pada ngaso semua, pada cari sahur…….
Filed under: Info
Recent Comments