Penasaran perbedaan sunni dan syiah
Sebetulnya sudah sejak lama saya penasaran dengan apa yang namanya sunni dan syiah, ditambah lagi setelah membaca semuah tulisan di milist dan berita-berita semakin membuat saya penasaran tentang hal ini. Berikut ini sebuah kutipan tentang perbedaan keduanya yang diambil dari situs http://www.albayyinat.net/jwb5ta.html, dalam tulisan di bawah ini sunni disamakan dengan istilah ahlisunnah wal jamaah.
Apa perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah
Itsna Asyariyah ?
Banyak orang yang menyangka bahwa perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) dianggap sekedar dalam masalah khilafiyah Furu’iyah, seperti perbedaan antara NU dengan Muhammadiyah, antara Madzhab Safi’i dengan Madzhab Maliki.
Karenanya dengan adanya ribut-ribut masalah Sunni dengan Syiah, mereka berpendapat agar perbedaan pendapat tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Selanjutnya mereka berharap, apabila antara NU dengan Muhammadiyah sekarang bisa diadakan pendekatan-pendekatan demi Ukhuwah Islamiyah, lalu mengapa antara Syiah dan Sunni tidak dilakukan ?.
Oleh karena itu, disaat Muslimin bangun melawan serangan Syiah, mereka menjadi penonton dan tidak ikut berkiprah.
Apa yang mereka harapkan tersebut, tidak lain dikarenakan minimnya pengetahuan mereka mengenai aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah). Sehingga apa yang mereka sampaikan hanya terbatas pada apa yang mereka ketahui.
Semua itu dikarenakan kurangnya informasi pada mereka, akan hakikat ajaran Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah). Disamping kebiasaan berkomentar, sebelum memahami persoalan yang sebenarnya.
Sedangkan apa yang mereka kuasai, hanya bersumber dari tokoh-tokoh Syiah yang sering berkata bahwa perbedaan Sunni dengan Syiah seperti perbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzahab Syafi’i.
Padahal perbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzhab Syafi’i, hanya dalam masalah Furu’iyah saja. Sedang perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah), maka perbedaan-perbedaannya disamping dalam Furuu’ juga dalam Ushuul.
Rukun Iman mereka berbeda dengan rukun Iman kita, rukun Islamnya juga berbeda, begitu pula kitab-kitab hadistnya juga berbeda, bahkan sesuai pengakuan sebagian besar ulama-ulama Syiah, bahwa Al-Qur’an mereka juga berbeda dengan Al-Qur’an kita (Ahlussunnah).
Apabila ada dari ulama mereka yang pura-pura (taqiyah) mengatakan bahwa Al-Qur’annya sama, maka dalam menafsirkan ayat-ayatnya sangat berbeda dan berlainan.
Sehingga tepatlah apabila ulama-ulama Ahlussunnah Waljamaah mengatakan : Bahwa Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) adalah satu agama tersendiri.
Melihat pentingnya persoalan tersebut, maka di bawah ini kami nukilkan sebagian dari perbedaan antara aqidah Ahlussunnah Waljamaah dengan aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah).
1. Ahlussunnah : Rukun Islam kita ada 5 (lima)
a) Syahadatain
b) As-Sholah
c) As-Shoum
d) Az-Zakah
e) Al-Haj
Syiah : Rukun Islam Syiah juga ada 5 (lima) tapi berbeda:
a) As-Sholah
b) As-Shoum
c) Az-Zakah
d) Al-Haj
e) Al wilayah
2. Ahlussunnah : Rukun Iman ada 6 (enam) :
a) Iman kepada Allah
b) Iman kepada Malaikat-malaikat Nya
c) Iman kepada Kitab-kitab Nya
d) Iman kepada Rasul Nya
e) Iman kepada Yaumil Akhir / hari kiamat
f) Iman kepada Qadar, baik-buruknya dari Allah.
Syiah : Rukun Iman Syiah ada 5 (lima)*
a) At-Tauhid
b) An Nubuwwah
c) Al Imamah
d) Al Adlu
e) Al Ma’ad
3. Ahlussunnah : Dua kalimat syahadat
Syiah : Tiga kalimat syahadat, disamping Asyhadu an Laailaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah, masih ditambah dengan menyebut dua belas imam-imam mereka.
4. Ahlussunnah : Percaya kepada imam-imam tidak termasuk rukun iman. Adapun jumlah imam-imam Ahlussunnah tidak terbatas. Selalu timbul imam-imam, sampai hari kiamat.
Karenanya membatasi imam-imam hanya dua belas (12) atau jumlah tertentu, tidak dibenarkan.
Syiah : Percaya kepada dua belas imam-imam mereka, termasuk rukun iman. Karenanya orang-orang yang tidak beriman kepada dua belas imam-imam mereka (seperti orang-orang Sunni), maka menurut ajaran Syiah dianggap kafir dan akan masuk neraka.
5. Ahlussunnah : Khulafaurrosyidin yang diakui (sah) adalah :
a) Abu Bakar
b) Umar
c) Utsman
d) Ali Radhiallahu anhum
Syiah : Ketiga Khalifah (Abu Bakar, Umar, Utsman) tidak diakui oleh Syiah. Karena dianggap telah merampas kekhalifahan Ali bin Abi Thalib (padahal Imam Ali sendiri membai’at dan mengakui kekhalifahan mereka).
6. Ahlussunnah : Khalifah (Imam) adalah manusia biasa, yang tidak mempunyai sifat Ma’shum.
Berarti mereka dapat berbuat salah/ dosa/ lupa. Karena sifat Ma’shum, hanya dimiliki oleh para Nabi.
Syiah : Para imam yang jumlahnya dua belas tersebut mempunyai sifat Ma’’hum, seperti para Nabi.
7. Ahlussunnah : Dilarang mencaci-maki para sahabat.
Syiah : Mencaci-maki para sahabat tidak apa-apa bahkan Syiah berkeyakinan, bahwa para sahabat setelah Rasulullah SAW wafat, mereka menjadi murtad dan tinggal beberapa orang saja. Alasannya karena para sahabat membai’at Sayyidina Abu Bakar sebagai Khalifah.
8. Ahlussunnah : Siti Aisyah istri Rasulullah sangat dihormati dan dicintai. Beliau adalah Ummul Mu’minin.
Syiah : Siti Aisyah dicaci-maki, difitnah, bahkan dikafirkan.
9. Ahlussunnah : Kitab-kitab hadits yang dipakai sandaran dan rujukan Ahlussunnah adalah Kutubussittah :
a) Bukhari
b) Muslim
c) Abu Daud
d) Turmudzi
e) Ibnu Majah
f) An Nasa’i
(kitab-kitab tersebut beredar dimana-mana dan dibaca oleh kaum Muslimin sedunia).
Syiah : Kitab-kitab Syiah ada empat :
a) Al Kaafi
b) Al Istibshor
c) Man Laa Yah Dhuruhu Al Faqih
d) Att Tahdziib
(Kitab-kitab tersebut tidak beredar, sebab kebohongannya takut diketahui oleh pengikut-pengikut Syiah).
10. Ahlussunnah : Al-Qur’an tetap orisinil
Syiah : Al-Qur’an yang ada sekarang ini menurut pengakuan ulama Syiah tidak orisinil. Sudah dirubah oleh para sahabat (dikurangi dan ditambah).
11. Ahlussunnah : Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang taat kepada Allah dan Rasul Nya.
Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak taat kepada Allah dan Rasul Nya.
Syiah : Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang cinta kepada Imam Ali, walaupun orang tersebut tidak taat kepada Rasulullah.
Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang memusuhi Imam Ali, walaupun orang tersebut taat kepada Rasulullah.
12. Ahlussunnah : Aqidah Raj’Ah tidak ada dalam ajaran Ahlussunnah. Raj’ah adalah besok diakhir zaman sebelum kiamat, manusia akan hidup kembali. Dimana saat itu Ahlul Bait akan balas dendam kepada musuh-musuhnya.
Syiah : Raj’ah adalah salah satu aqidah Syiah. Dimana diceritakan : bahwa nanti diakhir zaman, Imam Mahdi akan keluar dari persembunyiannya. Kemudian dia pergi ke Madinah untuk membangunkan Rasulullah, Imam Ali, Siti Fatimah serta Ahlul Bait yang lain.
Setelah mereka semuanya bai’at kepadanya, diapun selanjutnya membangunkan Abu Bakar, Umar, Aisyah. Kemudian ketiga orang tersebut disiksa dan disalib, sampai mati seterusnya diulang-ulang sampai ribuan kali. Sebagai balasan atas perbuatan jahat mereka kepada Ahlul Bait.
Keterangan : Orang Syiah mempunyai Imam Mahdi sendiri. Berlainan dengan Imam Mahdinya Ahlussunnah, yang akan membawa keadilan dan kedamaian.
13. Ahlussunnah : Mut’ah (kawin kontrak), sama dengan perbuatan zina dan hukumnya haram.
Syiah : Mut’ah sangat dianjurkan dan hukumnya halal. Halalnya Mut’ah ini dipakai oleh golongan Syiah untuk mempengaruhi para pemuda agar masuk Syiah. Padahal haramnya Mut’ah juga berlaku di zaman Khalifah Ali bin Abi Thalib.
14. Ahlussunnah : Khamer/ arak tidak suci.
Syiah : Khamer/ arak suci.
15. Ahlussunnah : Air yang telah dipakai istinja’ (cebok) dianggap tidak suci.
Syiah : Air yang telah dipakai istinja’ (cebok) dianggap suci dan mensucikan.
16. Ahlussunnah : Diwaktu shalat meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri hukumnya sunnah.
Syiah : Diwaktu shalat meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri membatalkan shalat.
(jadi shalatnya bangsa Indonesia yang diajarkan Wali Songo oleh orang-orang Syiah dihukum tidak sah/ batal, sebab meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri).
17. Ahlussunnah : Mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalat adalah sunnah.
Syiah : Mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalat dianggap tidak sah/ batal shalatnya.
(Jadi shalatnya Muslimin di seluruh dunia dianggap tidak sah, karena mengucapkan Amin dalam shalatnya).
18. Ahlussunnah : Shalat jama’ diperbolehkan bagi orang yang bepergian dan bagi orang yang mempunyai udzur syar’i.
Syiah : Shalat jama’ diperbolehkan walaupun tanpa alasan apapun.
19. Ahlussunnah : Shalat Dhuha disunnahkan.
Syiah : Shalat Dhuha tidak dibenarkan.
(padahal semua Auliya’ dan salihin melakukan shalat Dhuha).
Demikian telah kami nukilkan perbedaan-perbedaan antara aqidah Ahlussunnah Waljamaah dan aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah). Sengaja kami nukil sedikit saja, sebab apabila kami nukil
seluruhnya, maka akan memenuhi halaman-halaman buku ini.
Harapan kami semoga pembaca dapat memahami benar-benar perbedaan-perbedaan tersebut. Selanjutnya pembaca yang mengambil keputusan (sikap).
Masihkah mereka akan dipertahankan sebaga Muslimin dan Mukminin ? (walaupun dengan Muslimin berbeda segalanya).
Sebenarnya yang terpenting dari keterangan-keterangan diatas adalah agar masyarakat memahami benar-benar, bahwa perbedaan yang ada antara Ahlussunnah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) itu, disamping dalam Furuu’ (cabang-cabang agama) juga dalam Ushuul (pokok/ dasar agama).
Apabila tokoh-tokoh Syiah sering mengaburkan perbedaan-perbedaan tersebut, serta memberikan keterangan yang tidak sebenarnya, maka hal tersebut dapat kita maklumi, sebab mereka itu sudah memahami benar-benar, bahwa Muslimin Indonesia tidak akan terpengaruh atau tertarik pada Syiah, terkecuali apabila disesatkan (ditipu).
Oleh karena itu, sebagian besar orang-orang yang masuk Syiah adalah orang-orang yang tersesat, yang tertipu oleh bujuk rayu tokoh-tokoh Syiah.
Akhirnya, setelah kami menyampaikan perbedaan-perbedaan antara Ahlussunnah dengan Syiah, maka dalam kesempatan ini kami menghimbau kepada Alim Ulama serta para tokoh masyarakat, untuk selalu memberikan penerangan kepada umat Islam mengenai kesesatan ajaran Syiah. Begitu pula untuk selalu menggalang persatuan sesama Ahlussunnah dalam menghadapi rongrongan yang datangnya dari golongan Syiah. Serta lebih waspada dalam memantau gerakan Syiah didaerahnya. Sehingga bahaya yang selalu mengancam persatuan dan kesatuan bangsa kita dapat teratasi.
Selanjutnya kami mengharap dari aparat pemerintahan untuk lebih peka dalam menangani masalah Syiah di Indonesia. Sebab bagaimanapun, kita tidak menghendaki apa yang sudah mereka lakukan, baik di dalam negri maupun di luar negri, terulang di negara kita.
Semoga Allah selalu melindungi kita dari penyesatan orang-orang Syiah dan aqidahnya. Amin.
November 27, 2006 at 5:32 am
wah, menakutkan pek! infonya
December 2, 2006 at 11:12 pm
Maaf nih.. salam kenal aja
Mas mbak udah pernah denger http://www.mediamuslim.info ??
jika belum, yuk kunjungi http://www.mediamuslim.info sekarang juga….
ooh ya… silahkan kalau berkenan menambahkan link tersebut pada situs ini ( http://www.mediamuslim.info dan lainnya ). Terima Kasih Banyak. semoga kami menjadi referensi yang menyenangkan bagi anda
December 5, 2006 at 6:04 pm
hehehe…sejak kapan ya munculnya?kayaknya banyak agama2 palsu yang mucul ahir2 ini dengan ciri2 yang tidak jauh beda dengan yang di atas. intinya ingin merusak citra Islam.
December 6, 2006 at 5:18 am
iya, artikel diatas adalah salah satu contoh dari sekian banyak kesesatan yang di buat oleh manusia. Bagi diri kita sendiri sebaiknya juga sering-sering bermuhasabah, apakah kita termasuk dari salah satu dari orang yang tersesat itu, meskipun kesesatan kecil. Dan juga setiap perbuatan itu haruslah di ketahui dasarnya, jadi harus berilmu.
December 6, 2006 at 11:35 am
yang lebih sesat lagi adalah orang2 yang menanamkan permusuhan dan kebencian terhadap orang atau golongan lain, apalagi jika hanya didasarkan pada informasi yang simpang siur
December 7, 2006 at 12:18 am
betul sekali mas
December 18, 2006 at 9:38 am
ehm.. eh.situ punya forum mailing list ngak tuk masalah religi2 kayak gitu:
December 19, 2006 at 4:28 am
banyak, mulai yang kiri kanan … ada semua. Ada yang basisnya IT juga>? mau yang mana?
December 21, 2006 at 7:00 am
jazakallah atas infonya. jadi tau bedanya antara syiah n suni.
December 21, 2006 at 11:17 am
Waiyakum
December 26, 2006 at 10:48 am
tidak benar tuh, kalo mengikuti nafsu ya seperti tulisan diatas, tapi kalo mengikuti wahyu ya tidak seperti itu, bukankan kami syiah masih banyak sekali persamaanya. saya takut antum semua sudah termakan propaganda yahudi, untuk memecah belah islam. ane juga takut kalo info2 antum dibesar-besar dan ditambah-tambah oleh nafsu. bukankah yang menyebabkan perpecahan islam karena masalah politik dan kekuasaan. sadar saja. tujuan kita sama yaitu Allah.
syukron
December 26, 2006 at 3:25 pm
afwan, iya akh fahmi. Postingan saya diatas memang kurang lengkap, ternyata kalo cuma posting artikel di atas saja kurang cukup. Benar juga kata antum, saya sendiri kemarin waktu ngaji juga di nasehati hal serupa dengan apa yang antum sampaikan. Jazakumullah khoir
January 2, 2007 at 4:21 am
apa yang ditulis oleh website “albayyinat” tidak sepenuhnya benar. Dari diskusi, baca buku dan pergaulan dengan orang2 Syiah dari th 1996 sampai sekarang, ajaran pokok mereka tidak ada yang “aneh”. Benar bahwa dari segi Ushul mereka berbeda dengan Sunni, seperti :
1.Tauhid. Bagi Sunni Iman kepada Allah ada kecenderungan faham Jabariyyah. Sedangkan Syiah tidak Jabariyyah dan tidak Qadariyyah. Bagi mayoritas Sunni terutama Wahabi, Wahabi, untuk membuktikan adanya Allah harus mengambil dalil naqli. Sedangkan Syiah harus semata-mata dengan dalil aqli.
2. Nubuwwah. Bagi Sunni Nabi Muhammad bisa berbuat salah. Tapi Syiah menganggap Nabi adalah maksum mutlak. Alasan Syiah, bagaimana mungkin AlQuran yang suci dipadankan dengan manusia yang sering salah/tidak suci. Ini mustahil.
3. Imamah. Bagi Sunni Imam/Khalifah sepeninggal Nabi hanyalah jabatan keduniaan. Sedangkan bagi Syiah Imam/Khalifah adalah jabatan baik dunia maupun spiritual, sehingga harus maksum. Oleh karena itu masalah Imamah oleh Syiah dimasukkan dalam rukun Iman, sebaliknya Sunni memasukkannya hanya sebagai furu’, karena siapapun boleh menjadi penguasa, hatta orang zalim sekalipun.
Namun di segi yang lain seperti Syahadat dan Quran sama saja dengan Sunni. Kalaupun ada tambahan dalam syahadat, itu adalah tambahan dalam syahadat dalam azan, sebegaimana juga tambahan dalam azan subuh Sunni. Dalam syahadat shalat sama saja. Boleh cek dalam buku pelajaran salat mereka.
Kalau ada yang mengatakan Qurannya berbeda dan ada tahrif, itu tidak benar, karena kami telah menyelidiki sekian lama.
Jadi anda jangan dulu percaya “albayyinat”, tapi cek dulu umpamanya ke situs Telaga Himah.org dan link situsnya atau bacalah buku2 karangan ulama2 Syiah.
Saya setuju bahwa kita jangan gampang mengkafirkan mazhab lain khususnya Syiah, karena kalau kita mau teliti sejarah pembentukan Sunnah wal Jamaah, kita mungkin akan kaget bahwa yang berada dibalik itu adalah Muawiyah sang musuh besar Nabi dan keluarga Nabi. Perlu diketahu juga bahwa kitab hadis seperti Sahih Bukhari. Muslim, Tirmidzi dll baru terkodifikasi setelah melalui penelitian dan seleksi, pada tahun 300 hijriyah, karena sejak Khalifah Abu Bakar, Umar, Usman dan Muawiyah hadis2 Nabi dimusnahkan. Sejak ttegaknya Daulah Bani Umayyah sampai Bani Abbasiyah maka yang beredar adalah hadis2 palsu pesanan para penguasa zalim.
Dari sejarahnya saja kalau mau meneliti banyak keanehan. Apalagi kalau mau meneliti kitab hadis Bukhori dan Muslim umpamanya. Di situ Nabi digambarkan seperrti pribadi yang tidak jauh berbeda dengan manusia biasa.
Jadi lebih baik muhasabahlah, ketimbang menuduh kelompok lain kafir/sesat. Yang jelas mereka lebih berani menentang Amerika dan Zionis ketimbang kita. Mereka lebih mandiri ketimbang kita (sudah lama diboikot total oleh Amerika dan Eropa).
T. Mulya
January 3, 2007 at 6:04 am
saya belum berani melanjutkan diskusi ini, yang jelas dalam diskusi2 di kampus. Banyak sekali yang menasehati agar berhati2 terhadap syiah.
Dan saya sendiri, tetap menghormati mereka. Salah satu personel di Lab saya juga ada orang syiah dari Iran, S2.
Mohon maaf, jika postingan saya membuat gaduh
Peace
January 7, 2007 at 11:45 pm
salam kenal. kami tunggu saran dan kritik terhadap Maskapai Baru ini
January 16, 2007 at 1:45 pm
Pantas jika banyak orang syiah yang kebakaran jenggot, habis dibongkar kesesatannya (syiah) oleh Albayyinat. Rasain lu t.Mulya.
January 16, 2007 at 1:50 pm
Memang banyak orang islam yang tertipu masuk syiah. Sebab tidak menguasai ajaran syiah yang sebenarnya, contohnya T.Mulya.
February 20, 2007 at 8:22 am
asss….
sorry nech..
bwat antum yg punya info perbedaan suni ma syiah tolong kirim ke email aku donk..
nich..emailnya
Qory_Alfiah@smun2-tsm.sch.id
yach..
please..bantuin bwt tugas.. nech….
March 5, 2007 at 6:10 pm
link video yang bisa anda liat tentang syiah
perilaku syiah di iraq
http://www.youtube.com/watch?v=Z5EIGpWwtSU
tokoh syiah dan teman2nya
http://www.youtube.com/watch?v=US2bCk2EIcU&mode=related&search=
akhlaq syiah terhadap muslimah iraq
http://www.youtube.com/watch?v=F_-Zg4ndgXE
sumary tentang syiah
http://www.youtube.com/watch?v=enjS061SChU&NR
klo mau tau perbedaan sunni -syiah liat link2 dibawah ini
http://www.hakekat.com
http://www.syiah.blogspot.com
http://www.rafidhah.wordpress.com
March 24, 2007 at 10:28 am
sebenarnya sih yang harus kita khawatirkan adalah paham wahabi yg sudah beraanak pinak di negeri kita.
tuk mas rile said, agama kita mewajibkan kita tuk berpikir objective jangan sampai terkena fitnah murahan yang akan mengakibatkan perpecahan.
sy banyak jumpai situs2 yang anti syi’ah dan semuanya melontarkan isu-isu lama seperti mas rile muat. sy berharap mas rile mau membaca buku-buku syi’ah tuk dijadikan pembanding atas isu diatas, apakah benar atau tidaknya.dan berharap pula anda tidak memusuhi buku2 syi’ah yang belum anda baca. sebagai seorang insan civitas akademik, akal harus didahulukan dibanding emosi/sentimen murahan bukan?
selamat tuk menggali ilmu mas…
March 24, 2007 at 10:38 am
sukron buat mas oyom, lain kali saya coba menggali lebih dalam. Soalnya selama ini taunya yang buruk buruk tentang syiah ini. Maaf
March 24, 2007 at 10:08 pm
Ikutan Ah…. yang menakutkan itu WAHABI SALAFY/I mendaku ahlu sunnah wal juammaah mempoles wajah islam jadi garang dan tidak bersahabat menyebarkan isu-isu perpecahan atas kaum muslimin . Kita yang nahdliyin aja geregetan kok sama mazhab WAHABI SALAFy/I ini.
September 6, 2007 at 1:16 pm
jazakumulloh
buat t. mulya insya alloh antum dapet hidayah dari alloh s.w.t jelas syiah banyak bohong masih aja banyak di percaya klo antum bilang alquran msh sama ama sunni kenapa antum ga coba liat surat at taubah ayat 100,an nissa , trus masih banyak lg yg menerangkan tentang sahabat, neh antum malah ngejelekin sahabat sadar mas klo ga bs juga yah liat nanti aja deh d akhir jaman, buat mas wawan ga ada yg pengen mecah belah islam 2 makanya antum ngaji jgn cuma punya agama yg turun temurun dr nenek moyang dulu yg jelas banyak ngikutin budaya hindu apalagi pake maulidan sekarang ana tanya apa bedanya maulid ama natal …? sama 2 ngerayain kelahiran nabi..klo pun ada contoh dr rosul pasti sahabat udah ngerayain duluan..jd sekali lg klo cari ilmu jgn ama tetangga doank..antum jwb ke email ana ade_rahmat82@yahoo.co.id
September 7, 2007 at 3:07 pm
Alhamdulillah..
Atas artikel diatas.
Sudah sekitar sepuluh tahun terakhir ini saya bergaul dengan orang-orang Syi’ah, ternyata apa yang di katakan oleh Habib Ahmad bin Zein al-Kaff benar belaka.
Saya termasuk orang yang suka baca, dari buku-buku Syiah yang saya baca, rata-rata berisi tuduhan-tuduhan keji terhadap para sahabat Nabi ra.
Dan yang sangat berbahaya adalah cara mereka membuat sebuah logika penulisan dan analisa dengan melakukan distorsi sejarah, pemalsuan dsb.
Bagi ikhwan dan akhwat yang ingin mendownload buku-buku perbandingan antara Syiah dan Sunni bisa klik http://www.aroelsari.multiply.com/
Di blog saya tersebut ada link yang akan menghubungkan saudara, namun yang perlu dicatat, buku-buku tersebut menggunakan Bahasa Arab (Bahasa resmi Islam)
Orang-orang Syiah di tempat saya sering membuat fitnah, mengadu domba, membuat berita bohong dsb (bahkan mereka sering membuat fitnah keji terhadap ulama besar yang merupakan Guru Saya (KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani / Guru Ijai).
Beberapa waktu silam seorang tokoh Syiah (ingat ini perilaku tokoh Syiah) di daerah saya minjam printer untuk sebuah keperluan, sampai waktu yang lama printer tersebut tidak ia kembalikan sampai akhirnya saya mengambil dengan paksa, namun ternyata printer tsb dalam keadaan rusak. Jangankan diperbaiki, minta maaf saja tidak. Tokoh tersebut juga sering berbuat demikian dengan harta orang-orang selain saya.
Tahu kenapa? Karena dalam ajaran Syiah, orang yang tidak mengakui Imam Ali sebagai Imam pertama adalah Nawashib, yang halal harta dan darahnya.
Saat ini mereka di Indonesia melakukan Taqiyyah (bersembunyi) karena minoritas, tapi tunggu saja bila mereka menjadi mayoritas, pasti mereka akan menunjukkan ajaran yang sebenarnya.
Jangan heran bila anda yang bukan Syiah akan mereka bunuh dan harta anda akan mereka rampas!!!!!
Lihat bagaimana nasib kaum Sunni di Iran dan Irak sekarang..!!!!
Ingat darah dan harta kita dianggap halal oleh mereka untuk di kuasai dan ditumpahkan…!!!
Bagi yang penasaran silahkan hubungi saya lewat e-mail, nanti akan saya kirimkan fatwa-fatwa Ulama Syi’ah tsb.
October 30, 2007 at 11:54 am
jangan mengadu domba lah.. aku melihat sebagai orang yang tidak terlalu dalam agamanya.. melihat tidak ada yang terlalu signifincant dengan syiah… sekarang jujur aja… masyarakat mana yang paling berani menentang imperialisme amerika dan eropa kalo bukan mereka?? ente2 sendiri yang katanya sunni itu benar pernah menegakkan ajaran islam seperti mereka??? paling kalian sembunyi di balik rok istri kalian masing2… jadi jangan pernah mendiskreditkan suatu golongan dan menganggapnya sesaat sebelum semuanya itu jelass… Jujur aku bukan orang Syiah dan Bukan Sunni.. aku hanya penganut islam yang di ajarkan orang tua aku.. terlepas aku tau itu apakah sunni atau syiah… bales ke email aku aja…
November 6, 2007 at 3:11 pm
Makanya kalo mengaku muslim jangan ikut-ikutan, pelajari….!!!
Orang-orang yang ilmu keislamannya masih minim memang mudah terpengaruh dengan penampilan Syi’ah yang seolah-olah tampak wah.. tampak berani menantang Amerika de el el..
Kasihan….
November 6, 2007 at 5:05 pm
hebet hebat komentar ustad2 ini, Amerika cuma bisa tertawa…..
November 23, 2007 at 9:35 am
allahumma salli ala muhammad wa ali muhammad..
saya mungkin orang bodoh soal berargumen tapi itu semua semata kecintaan saya terhadap rasulullah dan ahlu baitnya.
saya gak heran lagi kalo kaum sunni itu selalu menutupi kebohongan dng berbagai dalih, itu dikarnakan telah terjadi menjelang wafatnya rasulullah. bahkan sebaliknya saya heran knapa sahabat yg jelas2 telah ingkar kepada rasulullah dianggap baik dan bahkan mengagung2kannya.apakah pantas seorang sahabat lebih mementingkan ambisi menjadi khalifah dr pada menyemayamkan jenazah rasul? pantaskah kelakuan seperti itu dibilang sahabat?, dimana rasa cinta kaum sunni terhadap ahlul bait rasullullah,yg tidak pernah mengenang tragedi pembantai karbala. knapa kaum sunni suka mencari kemenangan dr pada kebenaran? bahkan ada banyak lagi kejanggalan tentang sunni yg tertutupi.
sebegitu kejikah cara kaum sunni memandang syiah? andai saja kaum sunni tidak mengunci mati akal dan mau mencari kebenaran bukan kemenangan mungkin mereka sunni tidak akan membuat argumen seperti yg diatas.
saya dulunya orang sunni,begitu jelas dan nyata saya merasa berdosa karna tidak tau banyak kebohongan yg disembunyikan oleh sunni, tapi alhamdulillah allah memberikan berkah buat saya dengan mengenalkan saya kepada syiah.
kenapa kaum sunni terlalu berlebihan dalam memandang syiah, padahal jauh lebih mulia jika mereka (sunni) mencaci dan melawan amerika & israel ketimbang mencaci orang syiah yg jelas dan nyata menyembah allah dan mencitai rasullullah beserta ahlul baitnya.
semoga allah senantiasa memberikan kepada kami (syiah) kekuatan dan ketabahan untuk terus meneruskan cita2 rasulullah dan ahlul baitnya dan semoga seluruh kaum muslimin bangkit dari keterpurukan.
mohon petunjuk jika saya khilaf dan salah dalam berargumen
November 23, 2007 at 9:42 am
semakin banyak hal-hal negativ yg dilontarkan oleh sunni kepada syi’ah semakin besar kecintaa ana kepada syi’ah. trimakasih kepada kalian (sunni) yg telah memandang kami (syi’ah) sebagai sesat.
November 25, 2007 at 6:38 am
Maaf, bukan kita yang mengatakanhal yang negativ tapi FAKTA…
Kenali dulu, baru dicintai….
Buat saudara fadz: sudah baca kitab al-Kafi belum
Itu kitab pegangan Syi’ah… Kalau belum, jangan ngomongmencintai Syi’ah lah…
Entar diketawain anak TK…..
Buat “aceh”: Baca sejarah jangan hanya satu versi dong…
Jangan hanya yang beroreintasi Syi’ah….
Apa benar para sahabat Nabi itu lebih mementingkan duniawi ketimbang ukhrawi?
Apa benar mereka haus kekuasaan seperti yang dituduhkan Syi’ah?
Buat fadz: Mana yang lebih utama: mencela Syi’ah atau mencela Sahabat nabi?
Perbanyak baca dan belajar……
Jangan lupa minta petunjuk Allah mana sebenarnya yang benar… (Kalau bisa minta bertemu baginda Nabi secara Yaqzhatan atau Manaaaman biar bisa musyawarah dengan beliau).
Salam
November 28, 2007 at 6:11 am
kayaknya si abu zein ini yakin masuk surga ya? memang udah pernah ksana en ketemu nabi?
November 30, 2007 at 5:10 am
he..he..he.., sungguh omongan abu zein penuh dng nafsu kemenanganan dan itu emang udah tabi’atnya orang2 sunni.
jangan mengatakan soal fakta, karna anda dan kaum anda (sunni) lebih banyak menutupi fakta. jika benar sahabat setia kepada rasulullah,dimana mereka saat rasulullah disemayamkan? adalah fakta mereka sibuk dng ambisi kekhalifahan,dng alasan umat dlam keadaan bingung.ok,kalo mereka (sahabat) telah berbuat khilaf, tapi ketahuilah, kekhilafan itu telah membuat masalah besar dikalngan umat. anda mengatakan “jng baca sejarah cuma satu versi” justru andalah yg telah membaca sejarah satu versi saja, kenapa? karna jika anda mengetahui banyak sejarah mungkin argumen anda tidaklah seperti yg di atas, anda pasti akan menemukan banyak kebenaran.hati-hatilah dng argumen anda dgn tuduhan tidak beralasan.. dan pergunakan akal anda karna itu yg membedakan kita dng binatang, jng cuma membeo..
anda mengatakan “mana lebih utama mencela syiah ato sahabat”? bukankah itu suatu sikap arogan anda.sahabat adalah orang2 yg senatiasa bersama rasulullah saat ia hidup dan mengikuti ajaran rasulullah, sedangkan syiah adalah orang2 yg mencintai dan mengikuti rasulullah, yg kedua-duanya tidak jauh berbeda. apakah suatu kemulian bagi anda dan sunni jika mencela syiah,yg jelas mengikuti ajaran rasulullah? sedangkal itukah pengetahuan anda? namun saya maklum karna anda karna itu bagian dari terkunci matinya akal anda dan tertutupnya hati anda akan kebenaran.
andai allah mempertemukan saya dng rasulullah sekalipun dalam mimpi saya tidak akan bermusyawarah sesuai permintaan bodoh anda namun kalau bisa saya akan minta untuk bisa ikut kemanapun rasulullah pergi karna itu cita2 saya sekalipun cuma khayalan.
bukalah hati dan pikiran anda agar terlepas dari kebusukan dan kehinaan.
semoga allah swt mempersatukan seluruh umat muslim,amin
December 6, 2007 at 6:29 am
jng diladeni si abu zein, mata dan hatinya telah ditutupi oleh benih kebencian. namanya aja yg bagus tapi akhlaknya brobok banget..
buat yg laen, gak usah suka mencela, perbaiki diri sendiri dulu baru perbaiki orang..
utamakan persatuan umat n kalo mau perang, tu..lawan amerika sama israel yg jelas dan nyata musuhnya islam…
December 13, 2007 at 8:13 am
abu zein.. cobalah berpola pikir sebagai orang dewasa… Fakta apa yang anda kasih dalam forum ini… aneeehh…
December 13, 2007 at 8:23 am
aku mau tanya kepada Saudara yang beraliran Sunni.. Kalo Seandainya Amerika dan sekutunya menyerang Iran.. anda akan berpihak kepada siapa kalo di haruskan memilih salah satu??
January 26, 2008 at 3:00 pm
kalau amerika menyerang Sunni di irak, Syi’ah juga ikutan menyerang sunni… fakta lho…
di Iran sono ga diizinkan didirikan mesjid buat Sunni, but kalo mo bangun gereja boleh-boleh aja….
Ah Syi’ah…. taqiyyah aza deh (Taqiyyah itu munafiq apa ga??)
Terserah antum lah mo menghina ane.. ga papa kok Ane rela hehehehe
asal jangan merasa lebih hebat dari Sayyidina Abu Bakr dan Sayyidina Umar Radiyallahu anhuma aza….
Yuk kita maen referensi……
January 26, 2008 at 3:02 pm
Gimana kalo teman atao sodara anda mengatakan sesuatu yang laen dengan hatinya… berkata A tapi hatinya B????
itulah Taqiyyah yang merupakan pokok keimanan orang-orang Syi’ah….
January 26, 2008 at 3:03 pm
hayoooo siapa yang rela kalo anak gadisnya atau ibunya atau adiknya di kawin kontrak (mut’ah) sama orang syi’ah….
Awas kena Aids….
January 26, 2008 at 3:06 pm
senjata orang-orang syi’ah yang teramat sangat sering Ane dengar “jaga persatuan…!!!” Sayangnya mereka malah menikam dari belakang (berdasarkan pengalaman pribadi bergaul puluhan tahun dengan orang-orang syi’ah.
Ana belajar Syiah dengan orang-orang syi’ah langsung…. ikutan acara mereka seperti Asyura dll hingga tahu kalo kebanyakan mereka bersifat Taqiyyah (munafiq)
February 4, 2008 at 3:13 pm
Tidak ada satu pun riwayat yang dimiliki Syi’ah kecuali mesti
terdapat riwayat yang bertentangan dengan itu. Tidak ada Hadits
kecuali ada Hadits lain yang berlawanan. Hal ini dijelaskan oleh
syekh kelompok mereka, Abu Ja’far Muhammad bin
Al-Hasan Ath-Thusi, dalam pendahuluan bukunya Tahdzibu ‘l-Ahkam,
yaitu salah satu dari buku mereka yang empat,
“Pujian bagi Allah, Pemimpin Kebenaran dan Yang Berhak Atas
Kebenaran, serta shalawat dan salam atas makhlukNya yang terbaik,
Muhammad, serta keluarga beliau. Beberapa orang teman
mengingatkanku, semoga Allah mengutuki orang yang memaksakan haknya
atas kita, dengan hadits-hadits dari para ulama kita (ashhabuna),
semoga Allah mendudkung mereka dan merahmati para salaf, tentang
perbedaan, perlainan, peniadaan dan pertentangan yang terjadi hingga
HAMPIR TIDAK DAPAT DITEMUKAN SATU HADITS YANG TIDAK BERLAWANAN
DENGAN HADITS LAIN, dan TIDAK SELAMAT HADITS KECUALI ADA HADITS
SERUPA YANG MEMBATALKANNYA, sehingga hal itu bagi orang yang melaini
kita menjadi senjata utama dalam menyerang mazhab kita….”
Seorang Syi’ah Itsna ‘Asyariyyah, As-Sayyid Daldal ‘Ali Al-Lucknowi,
menyatakan dalam Asasu ‘l-Ushul [hal. 51, terbitan Lucknow,
India], “Hadits-hadits yang berasal dari para imam ini amat beragam.
Hampir tidak dapat dijumpai satu hadits
melainkan ada lagi hadits lain yang menafikannya dan hampir tidak
terdapat kesepakatan riwayat kecuali terhadap riwayat itu ada
riwayat lain yang berlawanan hingga yang demikian itu mejadikan
sebagian orang yang lemah berpaling dari keyakinan yang benar…”
As-Sayyid Hasyim, salah seorang ulama mereka, yang terkenal dengan
nama Al-Husaini dalam bukunya Al-Mawdhu’at Fi ‘l-Atsar Wa ‘l-Akhbar
[hal. 165, 253, cetakan pertama, 1973], “Pembuat kisah Syi’ah sama
seperti apa yang dibuat oleh musuh-musuh para imam juga banyak
sekali membuat-buat kisah jenis ini
terhadap para imam yang mendapat petunjuk, orang shaleh dan orang
bertaqwa.” Ia juga mengatakan, “Setelah mengikuti hadits-hadits yang
tersebar di buku-buku kumpulan hadits seperti Al-Kafi, Al-Wafi, dan
lain-lain, kita menemukan bahwa
orang-orang ekstrimis dan dengki terhadap para imam yang mendapat
petunjuk tidak meninggalkan satu bab pun tanpa dimasuki untuk
merusak hadits-hadits para imam dan mencemarkan nama baik mereka…”
February 4, 2008 at 3:14 pm
As-Sabiqunal Awwalun (ASA) Edisi V Th.II/1411 H.
Mahasiswi semester VII sebuah perguruan tinggi yang mengaku jurusan Sospol
di Bandung, mengeluhkan rasa pedih pada bagian alat vitalnya, kemudian
memeriksakannya kepada salah seorang Dokter Penyakit Kulit dan Kelamin
bernama Dokter Hanung. Wanita asal Pekalongan yang tinggal di Bandung di
sebuah rumah kos “Wisma Fathimah” Jl. Alex Kwilarang 63 itu telah dua kali
memeriksakan penyakit yang dideritanya kepada dokter tersebut yang pada
akhir kalinya ia tercengang mendengar keterangan dokter bahwa sesuai hasil
penelitian laboratorium, semua menyokong diagnosis bahwa penyakit yang
diderita wanita yang katanya sering mengikuti pengajian Jalaluddin Rahmat di
Bandung itu menderita penyakit yang disebabkan karena terlalu sering
berganti-ganti pasangan dalam berhubungan badan, atau yang lazim disebut
penyakit yang diderita para pelacur. Mendengar keterangan dokter bahwa
penyakit yang dideritanya adalah penyakit kotor yang memalukan dan
mematikan, maka Mahasiswi yang berjilbab biru dan bercadar itu terkejut dan
berteriak sambil berkata: “Tidak mungkin.” (Halaman 44 s.d 47 berjudul :
PASIEN TERAKHIR).
Inilah salah satu contoh akibat buruk dari kawin mut’ah yang telah
mencemarkan citra wanita Muslimah Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
February 4, 2008 at 3:15 pm
REPUBLIKA, Selasa 26 Juli 1994 hal. 16
Iran merupakan negara basis dan produk Syi’ah. Negara dengan luas wilayah
1.648.000 Km2 dan jumlah penduduk 64.625.455 jiwa 98% memeluk agama Islam
Syi’ah tersebut dipimpin oleh Rafsanjani, dia dipusingkan dengan lahirnya
250.000 bayi tanpa bapak akibat Kawin Mut’ah atau kawin kontrak.
Iran merupakan negara Islam yang bebas dari segala bentuk pelacuran. Prianya
berjubah, sementara wanita berjilbab dan bercadar. Namun yang mengagetkan
adalah negara tersebut adalah termasuk sarang AIDS.
Pada tahun 1994 yang lalu di Republik Islam Iran sudah terdata 82 orang yang
meninggal karena AIDS dan yang terserang AIDS sudah mencapai 5.000 orang.
Itulah sebagian dari kerusakan nikah mut’ah agama Syi’ah, pengikut-pengikut
Abdullah bin Saba’, sang penyebar fitnah dan kerusakan besar di dalam Islam
dan kaum Muslimin. Hendaknya kaum Muslimin waspada dan hati-hati terhadap
agama Syi’ah yang mengatasnamakan Islam ini. Dan kepada mereka yang tertipu
oleh Jurus Taqiyah (berbohong untuk menyembunyikan rahasia) segeralah
bertaubat kembali kepada Rabbul ‘Alamin.
Inilah perkenalan kita dengan agama Syi’ah buatan kaum zindiq dan munafik,
ajaran yang sesat dan menyesatkan dan menjadi shaf terdepan dari sekalian
ajaran sesat dan kufur yang akan merusak Islam dan kaum Muslimin dari dalam.
February 9, 2008 at 4:44 pm
saya sebagai seorang muslim ,,pasti ingin mencari kebenaran,,maka daripada itu,,untuk menyelesaikan permasalahan sunnah dan syiah ,perlu diadakannyaforu-forum komunikasi antara kedua belah pihak….gunakanlah cara2 yang kooperatif,gunakanlah cara2sebagaimana imam kita Rasulullah SAW,,jangan cara2seperti hewan yang hanya menuruti hawa nafsunya,,,,setahun yang lalu di bangil terjadi tindakan kriminalitas di bangil yakni penggempuran terhadap rumah penduduk setempat dan sebuah masjid oleh massa,yang menamakan dirinya ahlu sunnah wal jamaah,,karena rumah penduduk tersebut disinyalir rumah orang syiah dan masjid tersebut juga diklaim oleh mereka bahwa masjid tersebut milik gol.syiah..afwan ya cara2seperti itu merupakan cara2seperti khinzir wal khimar!kalo emang anda benar maka tindakan seperti itu tidak perlu ,,cukup kita berkumpul dengan pemuka2syiah dan kita bahas permasalahannya,,kan selesai,,kalo anda mengaku pengikut rasul sekaligus cucu rasul maka tidak sepatutnya anda melakukan hal demikian..satu lagi saya bukan orang bodoh seperti sapi,,yang selalu percaya dengan doktrin2anda,,,kebanyakan berita yang antum sebar adalah fitnah,,kalo emang antum bener2ingin menyelesaikan masalah inimari kita bicara baik2dengan mereka,,bahwa syiah itu sesat,jangan hanya gembar-gembor di mimbar-mimbar masjid,pengajian,internet!mari kita bersama2 mencari kebenaran,,,jangan hanya mencari dunia,,dunia ini fana’ ya habeb,.jadilah orang yang mukhlish,,jika antum benar2ingin menyelesaikan masalah sunnah syiah,,maka saya siap mendukung anda,,tapi kalo anda hanya ingin menjadi tukang adu domba,fitnah,.maka saya akan berbuat sebaliknya….pemuda alawiyyin
February 9, 2008 at 4:47 pm
ana mengharapkan balasan antum,ana tunggu di email ana….wassalamualaikum warrahmatullahi wa barakatuh
February 17, 2008 at 8:10 am
Assalamualikum….
Knp warnanya begini sih…
saya gak kesulitan bacanya…
February 17, 2008 at 8:17 am
saya berteman dengan seorang syiah swedia……
hm…untungnya ini pake bahasa Indonesia…kalau dy tahu pasti marah besar dy.
Saya akan mencari tahu apakah ini benar adanya.YAh…kadang dy memeang nyebelin….Menghina Umar (ra) dll…tapi dy baik kok!Mengerikan sekali jika apa yang ada disini benar adanya….
February 18, 2008 at 2:58 pm
“Mengerikan sekali jika apa yang ada disini benar adanya….”
Memang begitulah keadaannya… Hampir kafir, hampir kafir…
February 26, 2008 at 2:06 pm
Ass. wr.wb.
Selamat kepada Musuh2 ALLAH (Amerika, israel, dan sekutunya) bahwasanya mereka telah berhasil untuk mengadu domba umat muslim.
perbedaan antara sunni dan syiah yg dikemukakan oleh web.(albayyinat) ini jelas sekali menurut saya telah berbeda dengan ajaran syiah sesungguhnya, bahkan web.tersebut cenderung memfitnah syiah, mengkambing hitamkan syiah, agar orang2 bodoh mudah termakan fitnah mereka untuk menjadi pemecah belah umat ini bersama kalian !!!
terlihat jelas bagi saya siapa yg sebenarnya pemecah belah umat Islam..
Laknattullah kepada pemecah belah umat Islam !!!
mengenai komentar dari ibnu, 5 maret 2007..
kami serahkan kepada anda2 semua, yg jelas yg saya tahu pasukan Hisbullah siap mati untuk memerangi musuh2 ALLAH (Amerika dan sekutunya) dan tidak pernah mau berkompromi dgn musuh2 ALLAH, saya dpt info bahwa rekaman video atau foto itu tidak lain adalah fitnah dan rekayasa dari mereka yg menjadi korban dari musuh2 ALLAH untuk memecah belah umat ini..
saya membaca buku syiah dan ajaran syiah bahwa vidoe dan foto tersebut sangat bertentangan dgn ajaran syiah yg sesungguhnya..
saya bukan dari golongan sunni atau syiah, tapi saya Islam !!
namun Allhamdullilah saya banyak tahu mengenai syiah, dari bertanya langsung kepada pemuka syiah dan membaca buku syiah, sungguh saya bersaksi tidak ada kesesatan yg mereka klaim, melainkan hanya mengikuti perintah Rasul yg diwahyukan dari ALLAH..
Imam Khomeini ( Imam Republik Islam Iran ) berkata :
“La Syi’iyyah La Sunniyyah, Islammiyyah Islammiyyah !!!”
Tidak syiah tidak sunni, tapi Islam dan Islam…
Mahmoud Ahmadinnejad (Presiden Republik Islam Iran ) berkata ;
Umat Muslim adalah satu bangsa (bersaudara)
komentar saya tentang pandangan beliau, bahwa beliau dan pengikut ahlul bait (syiah) berusaha keras untuk merangkul kita (sunni) agar jgn terbuai oleh perbedaan antara kita, yg hanya akan menjadi bummerang buat Islam (lahirnya pemecah belah umat muslim)
Ya ALLAH lindungilah umat ini..
semoga kami menjadi orang2 yg berilmu dan mulia disisiMu ya ALLAH, sehingga kami tidak mudah termakan fitnah dari Sampahnya Amerika (org penebar fitnah atau pemecah belah umat islam)..
ya ALLAH lindungilah kami yg senantiasa menginginkan perdamaian dalam umat ini dan sadarkanlah mereka yg menjadi propokator untuk memerangi saudara seagama mereka..
ya ALLLAH dan hinakan lah mereka didunia dan diakherat bagi mereka yg tidak dapat kau sadarkan dari menebar benih kehancuran umat ini ya ALLAH !!!
Wslm wr.wb.
April 15, 2008 at 12:37 am
Kajian untuk mengetahui sampai dimana kesesatan Syiah
Syi’ah itu kafir apa masih Islam ?.
Seseorang jika mengatakan Syi’ah itu islam atau sudah keluar dari islam ( KAFIR ), maka dia harus mempunyai alasan. Sebab satu aliran bisa dikatakan masih Islam apabila ajaran ajarannya sesuai dengan apa yang ada di dalam Al Qur’an dan Hadits dan selama ajaran ajarannya tidak bertentangan dengan Al Qur’an dan Hadits. Begitu pula satu aliran akan dikatakan keluar dari Islam apabila ajaran - ajarannya bertentangan dengan Al Qur’an dan Hadits, apalagi jika ajarannya menolak Kalamulloh.
Sekarang kita lihat bagaimana ajaran - ajaran Syi’ah, apakah bertentangan dengan Al Qur’an dan Hadits apa tidak bertentangan. Bagaimana sikap Syi’ah terhadap para Sahabat, terhadap istri istri Rosululloh Saw serta bagaimana sikap dan keyakinan mereka terhadap Al Qur’an itu sendiri.
Dalam Al Qur’an banyak sekali ayat ayat yang memuji dan menerangkan keutamaan para Sahabat, serta janji Alloh untuk memasukkan mereka dalam Surganya. Sedang dalam ajaran Syi’ah diterangkan bahwa para Sahabat yang dipuji oleh Alloh tsb, setelah Rosululloh SAW.wafat, mereka menjadi MURTAD (baca Al kafi 8-345).Alasan mereka karena para Sahabat membaiat Sayyidina Abubakar r.a sebagai Kholifah dan tidak membaiat Sayyidina Ali k.w. Kemudian mereka juga mencaci maki dan memfitnah istri istri Rosululloh Saw. Mereka mengatakan bahwa Siti Aisyah telah melakukan perbuatan serong. Padahal Alloh dalam Al Qur’an telah menurunkan beberapa ayat dalam Surat An Nur yang isinya menerangkan kesucian Siti Aisyah, serta menolak tuduhan tuduhan yang dialamatkan kepada istri Rosululloh Saw tersebut.
Dengan demikian jelas sekali, berarti ajaran Syi’ah bertentangan dengan Al Qur’an, atau jelasnya mereka menolak Kalamulloh (Al Qur’an). Sedang orang yang menolak Kalamulloh, tidak diragukan lagi kekufurannya.
Dalam Al Qur’an juga, Alloh telah menjamin keaslian Al Qur’an ( Q.S. Al-Hijr : 9 ), tapi dalam ajaran Syi’ah, mereka berkeyakinan bahwa Al qur’an yang ada sekarang ini sudah tidak asli lagi (Muharrof). Ini berarti mereka menolak Kalamulloh. Mereka lebih percaya kata kata ulama mereka dari pada firman Alloh.
Itulah sebabnya para ulama dengan tegas mengatakan bahwa Syi’ah Imamiyyah Itsnaasyariyyah atau yang sekarang menggunakan nama samaran Madzhab Ahlul Bait, telah keluar dari islam (orangnya menjadi MURTAD karena asalnya beragama islam ). Ketentuan ini tidak hanya berlaku bagi orang orang Syi’ah saja, tapi siapa saja yang berkeyakinan seperti itu, telah keluar dari islam ( Kafir Murtad ).
Disamping ajaran Syi’ah bertentangan dengan Al Qur’an, juga perbedaan kita umat islam dengan Syi’ah Imamiyyah Itsnaasyariyyah, disamping dalam Furu’ (cabang), juga dalam Ushul (pokok). Rukun iman kita berbeda dengan rukun iman mereka, juga rukun islam kita juga berbeda dengan rukun islam mereka. Oleh karena rukun iman kita berbeda dengan rukun iman mereka, maka konsekwensinya mereka mengkafirkan kita umat islam dan sebaliknya kita juga mengkafirkan mereka.
Disamping itu masih banyak lagi hal hal yang dapat mengeluarkan mereka dari islam, seperti sikap dan keyakinan mereka terhadap Imam Imam mereka. Dimana mereka mendudukkan imam imam mereka diatas para Rosul dan para Malaikat Al-Mugorrobin (AlHukumah Al Islamiah - 52, Khumaini)
Hal hal semacam inilah yang dipakai rujukan oleh para ulama dalam menghukum KAFIR golongan Syi’ah Imamiyyah Itsnaasyariyyah.
April 23, 2008 at 6:47 pm
Ass.. Buat Sayyid Muhammad Alwi al Attas.
Tolong jelaskan terletek disurat mana, ayat brp mengenai pujian dan janji Allah untuk memasukan sahabat kdlm Surga???
Yang saya tau yang disucikan Allah dari segala kotoran dan dosa hanyalah Ahlul Bait (Rasulullah, Ali, Fatimah, Hassan dan Hussein) mereka itulah yg dijanjikan Allah masuk surga..
Dan mengenai pendapat anda bahwa Madzab Syi’ah berkeyakinan Al Qur’an yang ada sekarang sudah tidak asli, sungguh bertentangan dgn ajaran mereka(Syi’ah) mereka juga meyakini keaslian Kitabullah Al Qur’an, tanpa keraguan dan Allah saksinya…
dan anda juga berpendapat bahwa mereka adalah orang Kafir..
Demi Allah anda harus mempertanggung jawabkan ucapan anda diakhirat nanti, dan mereka akan menuntut perbuatan anda !!! sebanyak pengikut Syi’ah sebanyak itu juga yang akan memuntut anda. dan semakin berat pula tanggung jawab anda.
Buat saudara semuslim…
sebenarnya mereka(syi’ah) jg saudara kita semuslim.
Tuhan kita dan Tuhan mereka sama yaitu ALLAH
Rasul kita dan Rasul mereka sama yaitu MUHAMMAD SAW
Kitab kita dan Kitab mereka sama yaitu AL-QUR’AN
Kibat kita dan Kiblat mereka sama KA’BAH
hanya saja Imam kita dan Imam mereka yg berbeda.
kalau kita 4 imam yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hambali
dan Imam mereka 12 Imam yaitu dari Ahlul Bait Rasulullah SAW.
dan selebihnya perbedaan yang ada jngn sampai kita terlalu repot memperdebatkannya sementara musuh ALLAH dgn mudahnya menghancurkan kita dari semua sudut, lagian malu sama agama lain, mari kita bersama mengangkat martabat kita sebagai Muslim, dibawah bendera Islam. La illa ha illallah Muhammadarrasullulah !!!
mari kita rangkul mereka untuk bersama-sama menghadapi musuh yg nyata yaitu (Zionis, yahudi israel, nasrani, kumunisme, amerika, mereka yg melecehkan Nabi besar kita dgn Karikaltur busuk, mereka yg sudah bertuhankan syaitanl) mari kita sama2 mengangkat senjata untuk melawan mereka (musuh-musuh ALLAH). semoga kita bisa menjadi tentara Allah yg siap Syahid dijalanNya,, AMIN…
Dengan ini semoga kita mendapat keridhoanNya, dan kita bisa berkumpul bersama-sama disurga Allah untuk selama-lamanya..
dan Laknatullah kepada mereka yg ingin memecah belah umat ini. kepada mereka yg menebar fitnah untuk menghancurkan saudara semuslim mereka sendiri.
dan Semoga kita sebagai orang2 yg berfikiran kritis yg tidak mudah terpengaruh fitnah mereka.
Wslam…
May 4, 2008 at 7:35 pm
…
ass.. Buat Farrell Al Djufrie
gue setuju bgt ama lo 100 %..
Sebenernya gua bukan dari madzab ahlul bait(syiah)
tapi jujur, gue kagum sama mereka(syiah).
mereka selalu sabar dalam menghadapi fitnah dari sana sini..
kbnykan dari mereka berfikiran kritis yg bisa ngalahin emosi..
keliatan bgt dari byk comment org syiah dweb. ini selalu ingin islam bersatu..
gak ky org2 sok tau itu !!! bisanya ngjlkin syiah mulu!!!
kl emang berani, knp mereka kalian kg lwn org yahudi n nasrani…
yg nyata kesesatannya, knp mesti syiah yg masih saudara muslim kita
sendiri yg hrs dmusuhi bahkan diperangi..
jgn ky tong kosong nyaring bunyinya !!!
terbukti bgt dimata dunia cuma org syiah (Hizbullah) yg dipimpin
Sayyid Hassan Nasrullah.. pasukan yg siap syahid untk Islam
melawan yahudi (zionis) diisrael.. trus dari kalangan kita Ahlusunnah
wal jama’ah pada kemana ??
liat president Iran Ahmadinejad dgn ggh braninya menentang Amerika !!!
liat jg kehidupan beliau yg jauh dari kesan glamor, bahkan hidupmya
setara dgn rakyat miskin, g ada seorg pemimpin yg ky beliau..
beliau jg siap mendukung dan membantu
negara2 islam lainnya, untk kemajuan negara2 islam lainnya..
krn menurut beliau “umat muslim itu satu bangsa”
beliau seorg syiah !!! apakh org-org sprti ini yg sesat ???
buat org2 syiah trs dgn keyakinan kalian aja..
terus bersabar, dgn fitnah mereka…
dan terus merangkul mereka yg benci syiah demi persatuan
agama kita… dan gue siap berdiri diblkng org2 syiah dlm urusan ini…
Kebenaran pasti menang..
dan kbenaran itu milik org2 yg berpola fikir kritis,
ada ALLAH yg slalu memperhatikan kita !!!!!
May 21, 2008 at 12:03 pm
@ Abu Zein,
bagimana pendapat antum dengan kelompok islam yang disebut dengan wahabi, atau dengan nama topengnya yang sekarang ’salafy’ apakah mereka ini termasuk ahlussunnah wal jama’ah?
bagaimana pendapat antum dengan mereka, apakah salafy yang berkuasa di kerajaan Saudi sekarang ini lebih mementingkan ukhrawi atau duniawi?
kemudian apakah Saud salafy lebih mementingkan ukhuwah islamiyyah?
kemudian pertanyaan yang menyangkut antum sendiri, siapakah ulama panutan dan rujukan antum sekarang?
apakah antum lebih masuk ke dalam ahlussunnah wal jama’ah atau…….maaf ya…wahaby?
samakah ahlus sunnah wal jama’ah dengan wahabi?
Siapakah yang lebih menjalankan sunnah rasul diantara dua kelompok ini saja, ahlus sunnah dan wahababi?
Apakah antum wahababi?
bagaimana pendapat antum, mengenai perang hizbullah vs israel?
bagaimana pendapat antum, mengenai embargo dan penekanan amerika dan antek-anteknya dalam PBB terhadap iran, berkenaan dengan isu nuklir iran?
bagaimana pendapat antum mengenai operation eagle claw yang dilancarkan oleh delta force terhadap republik islam iran? mereka gagal, delapan anggota special force mereka tewas.
July 2, 2008 at 8:22 am
tau ah gelap…………. segelap kulit aing.
pusing euy…………….siga sirah urang,
kumaha maraneh bae.
YANG PENTING DUIIIIIIIIIT……..BUNG. HIDUP KUTUB UTARA