rilegius

Icon

change the world with your mind

Cari Inspirasi

    Dua hari nguthek-nguthek TA(Tugas Akhir) malah jadi migran :mrgreen: akhirnya nyari inspirasi biar nambah motivasi lagi. Dengan berbagai cara, antara lain jalan-jalan, nonton felem, baca-baca buku, browsing-browsing, makan, nge-mil, nonton video renang, dan chatting. Chattingnya juga dengan macem-macem orang, dari yang deket sampe yang jauh, dari yang kenal sampe yang gak kenal, dari yang pemula sampe yang profesional. Nah, hasil dari chatting itu salah satunya adalah dengan Pak Romi Satria Wahono,  yang punya ilmukomputer.com, sekarang org. Ini hasil percakapannya

——————–*******———————–

  rile.fitra: Assalamu’alaykum
romi_sw: www
rile.fitra: melihat statusnya bapak di YM, jadinya pengen klik. Ternyata isinya tentang riset. Jadinya pengen tanya sedikit pak, boleh ndak? oh iya Pak, saya Mahasiswa Teknik Informatika ITS semester 8. Dulu juga sudah memperkenalkan diri kok :)
romi_sw: ok
rile.fitra: Sebenarnya masa depan riset kalo di indonesia itu gimana Pak? khan selama ini saya sendiri sebagai mahasiswa, apalagi sudah semester akhir gini, sering dapat wacana kalo seharusnya kita jadi wirausahawan saja, lebih membantu perekonomian dll
rile.fitra: Kalo saya terjun ke dunia Riset, apa sich sumbangsih saya kepada Negara ini? apakah lebih penting ke dunia Riset dibanding dengan jadi Wirausahawan?

romi_sw: semua posisi ada sumbangan untuk negara ini
romi_sw: asal kerja keras
romi_sw: nggak usah muluk muluk lah
romi_sw: sebelum ke level negara
romi_sw: di sekitar kita saja
romi_sw: sudah seberapa jauh sih kita berkontribusi ?:D
rile.fitra: :)
rile.fitra: :( (
romi_sw: ke teman, ke satu RT, satu RW, satu kelurah
romi_sw: an
romi_sw: satu kampus :)
romi_sw: think big, start small
rile.fitra: iya Pak, selama ini memang blum terlalu banyak, bahkan cenderung merugikan negara… pake’ internet buat browsing2 dll yang kadang sumbangsihnya gak terlalu besar
rile.fitra: terimakasih Pak. Saat ini saya juga sedang mengerjakan Tugas Akhir, kebetulan saya ngambil bidang minat Intelligent Business System/ Sistem Bisnis Cerdas. Dan Tugas Akhir saya tentang pengenalan wajah. Kalo menurut Pak Romi, gimana kondisi terkini teknologi Patern Recognition di Indonesia Pak?
rile.fitra: Terimakasih banyak Pak, Jazakumulloh Khoir….. semoga apa yang di sampaikan pak Romi juga bisa menyemangati teman2 satu kampus saya yang sedang Tugas AKhir IBS yang kebetulan dalam jumlah besar.
rile.fitra: Wassalamu’alaykum

——————–*******———————–

 Meskipun banyak yang gak kejawab gak papa deh, yang penting dapat inspirasi. Trus kalian, kalian dapat apa????

Filed under: Life is too short

“Ya Tuhan Kami, Berilah Kami Kebaikan di Dunia dan Kebaikan di Akhirat, dan Peliharalah Kami dari Siksa Neraka.”

Dari Anas juga diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam berkunjung kepada seorang musilm yang sedang sakit yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan, maka beliau berkata kepadanya, “Apakah engkau berdoa tentang sesuatu kepada Allah, atau engkau meminta sesuatu kepada-Nya?” Ia menjawab,”Ya, aku mengatakan; ya Allah apa pun yang bakal Engkau hukum aku karenanya di akhirat, maka segerakanlah untukku di dunia.” Mendengar itu beliau berucap, “Subhanallahu, engkau tak akan sanggup menanggungnya, atau tak akan mampu menanggungnya, kenapa tidak engkau katakan,’Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka’. ” Orang itu pun lalu berdoa kepada Allah, dan ternyata Allah menyembuhkannya. (HR. Muslim)

Filed under: Al Islam

Tujuh golongan

“Tujuh golongan yg akan dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya di hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya.

1. Pemimpin yg adil

2. Pemuda yg sentiasa beribadat kepada Allah semasa hidupnya

3. Orang yg hatinya sentiasa berpaut pada masjid-masjid

4. Dua orang yg saling mengasihi karena Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah

5. Seorang lelaki yg diundang oleh seorang perempuan yang mempunyai kedudukan dan rupa paras yg cantik utk melakukan kejahatan tetapi dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’!

6. Seorang yg memberi sedekah tetapi dia merahsiakannya seolah-olah tangan kanan tidak tahu apa yg diberikan oleh tangan kirinya

7. Seseorang yg mengingati Allah di waktu sunyi sehingga mengalirkan air mata dari kedua matanya”

(HR. Bukhari & Muslim)

Filed under: Al Islam

Ijazah Impian ….

ijazahrile.jpg

Filed under: Life is too short

Mengalah

      Kemarin sore aku sempat mendengarkan ceramah yang didalam ceramah itu ustadz nya bilang, kita tuh harus mengutamakan sifat mengalah. Karena banyak permasalahan yang malah jadi serius setelah tidak ada yang mau ngalah. Sifat ngalah ini, ustadznya juga bilang, lebih sulit pada laki laki, karena mereka lebih condong untuk tidak menampakkan kelemahan dirinya dengan mengalah.

Jadi inget juga, pernah aku sama Bapakku sama sama gak mau ngalah karena sebuah prinsip, yang pada saat itu memang menurutku prinsip itu harus di perjoeangkan. Akhirnya, semuanya tambah parah, Ibukku nangis, Aku nangis…. trus akhirnya……….. .. Bapakku juga nangis, tapi setelah aku mengalah.

Memang, mengalah paling sulit bagi kita manusia, khususnya para laki-laki yang condong untuk tidak menunjukkan kelemahan dirinya. Gak tau juga sich, gimana mbak mbak, apa memang mudah ngalah sama mbak mbak yang lain??? . Tapi kayaknya sich enggak mau ngalah juga ya???.

Nyoba googling googling tentang makna, arti mengalah ini tapi ternyata gak dapet yang cocok. InsyaAllah lain kali tak postingkan mengalah, batasan dan aturannya dalam pandangan seorang Ustadz.

Filed under: Al Islam

Perbedaan jam di Lab sama di negeri orang

Berikut ini perbedaan waktu antara jam di lab IBS <indonesia barat> sama di negeri orang.

Yaitu mas wahib yang lagi di india

wahib Wahib: WIB – 90 menit

dan yang kedua mas heri yang ada di Taiwan

 heri_inf_its_02: podo mbek neng tc… hanya jamnya ditambah 1 jam

ada yang dimana lagi ya????

Filed under: Info

Ketemu lagi sama NIA di sebuah KOMUNIKASI

    Itulah yang terbesit dalam benak saya setelah beberapa kali mengikuti pelatihan pelatihan dan membaca artikel serta buku tentang komunikasi. Mungkin bagi anda yang belum tau apa itu NIA, bisa kembali membuka halaman-halaman lama saya di blog ini. Yaitu tentang NIA, dan penjelasan masing masing elemen yaitu N, I, A.

Dalam setiap pelatihan biasanya saya mendapatkan sebuah ilmu baru dalam berkomunikasi, tapi tak selamanya dapat yang baru. Namun yang kemudian jadi masalah adalah, saya menganggap ilmu komunikasi itu bukanlah ilmu pasti, mungkin anda akan sepakat. Oleh karena itu, pada suatu ketika, antara materi yang di sampaikan pembicara yang satu dengan pembicara yang lain akan berbeda ato bertentangan. Bahkan, bisa jadi Anda sendiri akan bilang “ah, gak gitu deh”. Oleh sebab itu, akhirnya untuk saat ini yang masih dapat saya simpulkan adalah dalam berkomunikasipun, antara setiap orang itu punya gaya dan ketentuan yang berbeda, dan ilmu ilmu komunikasi yang kita dapatkan dari pembicara-pembicara yang ada itu tidaklah sia sia, karena kita bisa mencari kesesuaian tipe komunikasi kita dari ilmu ilmu yang kita dapatkan tersebut, tentunya melalui praktek langsung ato saya lebih senang menyebutnya sebagai A, Amal SHoleh.

Jadi urut-urutanya tetep seperti NIA yang seperti siklus, yaitu dimulai dari N, Niat, untuk apa kita belajar berkomunikasi dengan baik, kemudian, I,  Ilmu, karena untuk berkomunikasi tersebut kita harus tau ilmunya, baik dari pelatihan-pelatihan maupun dari apa yang telah di contohkan oleh Nabi, dan yang terakhir adalah A, Amal Soleh ato prakteknya. Karena dengan praktek ini kita akan lebih banyak tau kekurangan kita dan tentusaja Ilmu tanpa Amal bagaikan buah tanpa rasanya…. iya nggak sich???

Filed under: Life is too short

Salah satu itu, oh…..

         Ah…… manis sekali anak ini, sepertinya aku kenal dengan dia, sepertinya aku dekat dengan dia, ah….., tak taulah, yang jelas anak yang duduk di depanku ini benar-benar memecah konsentrasi dan membuatku berkali – kali menunduk dan ber-istighfar. Akhirnya aku menulis ini pada note  ku untuk mengalihkan perhatianku agar tak terus tertuju padanya.

Ah……. hari ini memang berat, terlalu banyak godaan hari ini. Di Seminar Komunikasi gawe BEM ITS ini <Communication and Public Relation Seminar 2007>, memang selain banyak anak Unair juga banyak anak ITS nya, terutama akhwatnya :) . Sesekali kuperhatikan anak itu, padahal materi terakhir ini termasuk materi berat yang membutuhkan penyadaran dan konsentrasi. Namun semuanya pecah karena dia, aku benar-benar penasaran ingin tau siapa dia, meskipun, dalam hatiku aku berkata “ah, paling ini hanya ilusi, hanya perasaan sesaat”, kemudian aku tundukkan kepalau lagi dan ber-istighfar lagi. Akhirnya aku tekad untuk langsung pulang sebelum acara berakhir, karena terbesit niatan dalam hati untuk bertanya siapa dia.

Dalam perjalanan pulang, yang sudah mendekati maghrib, aku ceritakan apa yang aku barusan alami itu ke temanku Si Sonar (Sunaryo :D ) — julukan baru dariku —. EH, ternyata gak hanya aku yang merhatikan dia tadi, ternyata si Sonar bilang “Ealah, lha kamu gak bilang tadi, soalnya aku juga memperhatikan dia…….”. Weleh weleh, ternyata sonar juga memperhatikan, aku gak liat kalo si sonar memperhatikan dia, karena aku liat mata si sonar gak sekali pun tertuju ke benda lain selain pembicara di depan. Mungkin ada yang salah juga dari pelatihan tadi, pandangan laki-laki biasa fokus pada satu arah dan pandangan perempuan itu multi channel/ lebih luas. Tenyata si sonar, ngelirik pun kagak, tapi dia bisa liat. ha ha ha…. akhirnya kita berdua saling curhat….

Aku jadi teringat kasusku beberapa tahun yang lalu, saat aku di sidang beberapa rekan, karena aku melanggar etika, yah masih mending di sidang di dunia dan segera bisa memperbaiki diri, dari pada di sidang di akhirat. Hal ini juga mengingatkanku akan sebuah pesan yang pernah masuk ke HP ku beberapa waktu lalu sebelum aku akhirnya di sidang, yang tertulis “Godaan terberat kita adalah Harta, Tahta dan WANITA”. Kurang lebih seperti itulah isi pesan yang akhirnya bisa membuat ku menangis. Terimakasih Mbak. Semoga aku nggak terjebak buat yang kedua kalinya.

Filed under: Life is too short

Tsufuk Tifan Pokhan

Menyenangkan sekali melakukan tarbiyah jasadiyah (pendidikan bagi tubuh) yang menjadi hobby saya yang satu ini, yaitu beladiri. Setelah sekian lama tak bergaul dengan tarbiyah semacam ini, yaitu setelah perisai diri yang saya ikuti saat smp dulu bubar, akhirnya saya bisa merasakan bentuk lain beladiri, dan tentunya yang sekarang lebih islami, katanya. Tifan, merupakan beladiri yang menurut sejarah di kembangkan di daerah cina yang merupakan gabungan dari beberapa cabang beladiri yang ada pada saat itu. Pada saat itu berbagai macam aliran beladiri sedang berkembang di daerah sana, karena jaman tersebut adalah jaman perang.

Saat itu banyak muslim yang sedang melakukan syiar agama Islam ke daerah cina, dan tentu saja banyak tantangan yang mereka hadapi, terutama secara fisik. Oleh karena itu akhirnya mereka mengambangkan sebuah beladiri yang Islami yang akhirnya mereka sebut tifan. Karena banyak beladiri yang di dasarkan pada agama mereka, seperti kungfu shaolin, Budha, Yoga dll dan juga beladiri beladiri yang menanamkan kesyirikan karena memakai tenaga dalam yang tentu saja secara normal manusia tak bisa melakukannya. Karena tenaga dalam yang ada menggunakan bantuan Jin.

Tifan sendiri sejak keberadaan awalnya telah pecah menjadi beberapa aliran, berdasar info dari Mentor Tifan ku di MMI, salah satunya aliran Tsufuk. Mungkin aliran inilah yang sekarang sedang dalam proses penyebaran di Indonesia. Dimana pusatnya adalah di Bandung, untuk saat ini.

Selain tifan, masih ada beberapa hal lain yang masih terkait dengan seni beladiri yang membuat saya penasaran yaitu capoiera dan beladiri yang digeluti oleh aktor Tony Jaa. Mungkin lain kali akan saya ulas lebih dalam.

Filed under: Info

 

March 2007
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

My Line

Arsip