Nemu buku di lab, kebetulan sama mas purna disuruh baca buku ini saat aku curhat tentang kehidupan menjelang lulus. Banyak pikiran pikiran yang berputar di kepala kita saat berada di masa masa akhir kuliah seperti yang aku alami saat ini. Lebih tepatnya sich, keraguan keraguan, ketakutan ketakutan dan pertimbangan pertimbangan saat kita mulai di tuntut untuk beradaptasi dengan kehidupan yang baru, saat kita berada di lingkungan yang baru.
Bercerita sedikit tentang buku ini, karena baru baca satu kali trus di pinjem sama aryu, ada beberapa hikmah yang bisa diambil dari cerita yang ada. Cerita dimana ada 6 makhluk kecil yang berjuang dengan jalan masing masing untuk memahami kesuksesan sejati. Tiga di antaranya berupa tikus, dan tiga yang lain adalah manusia kecil. Tiap tiap makhluk itu mempunyai karakter karakter tertentu, dimana karakter2 yang ada itu menggambarkan makna sukses bagi mereka. Ada yang berusaha sekuat tenaga menumpuk keju, ada yang ingin ketenangan batin, ada yang berada pada keragu raguan, ada yang hanya manut manut saja jadi pekerja, dan yang lainnya aku lupa. Yang jelas, pada akhirnya kita di ajak berpikir, manusiakah kita, ato tikuskah kita. Jika kita manusia, memang ada banyak norma yang harusnya kita patuhi, kita di tuntut juga untuk berpikir. Beda dengan tikus, yang tanpa berpikir asal bisa hidup meskipun mengambil milik orang lain.
Filed under: Buku maniaq
Recent Comments