BACKPACKER

            Pernah dengar istilah backpacker? saya sendiri baru akhir-akhir ini mendengar istilah backpacker karena ada sebuah berita dari kompas tentang mantan mahasiswa Teknik Informatika ITS yang sudah banyak pengalaman menjadi seorang backpacker. Dia bernama Agustinus Wibowo, kisah perjalanan beliau bisa anda lihat pada blog beliau di http://www.avgustin.net/blog dan gallery foto beliau bisa di lihat di http://www.avgustin.net/gallery.php. Dan secara kebetulan saja, saya sedang melakukan perjalanan imajinasi dengan novel Edensor nya Kak Andrea Hirata, yang dalam novel ini ada kisah-kisah andrea dalam menjadi backpacker yang menyusuri jalan jalan dari benua Eropa sampai Afrika.

Backpacker adalah wisatawan yang khas dengan ransel di punggung sambil berjalan kaki. Mencari yang serba murah. Menikmati detail perjalanan. Itulah gaya berlibur mereka. Kurang lebih itulah definisi yang terpampang pada header Indonesian Backpacker Community. Tidak seperti wisatawan-wisatawan yang menggunakan travel agent atau yang lain, mereka memilih dengan modal nekad melakukan perjalan seperti orang pada umumnya di daerah tersebut. Bisa berjalan kaki, loncat dari satu truk ke truk yang lain, dengan bus umum, dengan angkot atau bahkan mungkin dengan unta, keledai, kuda dan kendaraan setempat. Untuk melanjutkan perjalanannya, bisa jadi mereka harus mencari penghasilan di daerah yang di kunjunginya tersebut.

Nah, itulah sekilas cerita saya tentang backpacker, saya sendiri belum berani bermimpi untuk menjadi seorang backpacker, namun ada sedikit harapan juga pada suatu saat mencicipi menjadi backpacker. Apakah Anda ingin juga?

11 Responses to “BACKPACKER”

  1. Hendrawan Says:

    Gak ah, need a lot of time and effort and hard willing also. Aku suka travelling si, tapi cuma buat sekedar hiburan melepas kepenatan duniawi, bukan sebagai pandangan hidup.
    Ah, tapi jalan hidup orang memang beda2

  2. rile Says:

    iya, pandangan hidup orang memang berbeda-beda kok ndra. Dan salah satu pandangan orang tentang kepuasan hidup itu ya itu, berjalan jalan di muka bumi Allah. Untuk mentadaburi alam semesta…….. dan segala isinya…

  3. bidari Says:

    jadi ingat setting cerita di buku ’supernova’ jilid 2 by dee :)

    melakukan perjalanan akan membawa kita pada pemahaman akan makna setiap kejadian yang telah dan sedang kita lalui….tentunya jika kita memang mau berpikir, merenung, dan mengambil hikmahnya :)

    salam kenal
    merdeka!!!

  4. rile Says:

    merdeka!!!!

  5. Okta Sihotang Says:

    sama halnya dengan okta kemarin, cuma sayangnya okta nggak pakai tas rangsel tuh….

  6. yahya Says:

    linknya kok g bisa diklik? aku juga mau back packing nih, insyaAllah.

  7. rile Says:

    bisa kok….. sip sip…. menjelajahi india sampai eropa man???QQQ

  8. Aristiono Nugroho Says:

    Menjelajahi bumi Allah SWT memang dianjurkan, sepanjang dalam rangka mencari ilmu (belajar) dan berdakwah.
    Kegiatan menjelajah sebaiknya ditinggalkan, jika hanya untuk kesia-siaan.
    Untuk share silahkan klik http://sosiologidakwah.blogspot.com

  9. rile Says:

    Jazakumullah khoir pak

  10. pribadidewa Says:

    hmm.. bagaimana jika backpacker keliling negeri pak ? .. menjelajah kampung2 lama (contoh, ampel di surabaya) atau menjelajah hutan di selatan jawa misalkan .. btw sudah jadi dosen ??

  11. dimasrlp Says:

    wah..wah….satu kata dari aku ril
    kuuuuereeeeen
    anak TC ada ta yg gitu?
    berarti pindah dari satu software house ke software house yang laen untuk mencari penghasilan?

    kuereeen!!

Leave a Reply