Tata Cara Sujud Syahwi

Ditulis oleh Dewan Asatidz
Pertanyaan:Assalamu’alaikum wr. wb.

Langsung saja saya ingin bertanya tentang sujud syahwi, bagaimana cara melaksanakan sujud syahwi(gerakan apa saja, dan kapan waktunya), serta bagaimana bacaannya?

Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Rio Anggoro

Jawaban:

Assalamu’alaikum wr. wb.

Sujud syahwi adalah sujud yang dilakukan karena lalai dalam menjalankan salah satu tindakan shalat, misalnya lupa melakukan tasyahud awal, atau ragu-ragu dalam jumlah rakaat shalat, atau . Dalam sebuah hadist Rasulullah s.a.w. bersabda “Kalau kalian ragu dalam salat, maka ambil yang engkau yakini, dan sempurnakanlah, kemudian lanjutkan sampai salam lalu bersujudlah dua kali” (riwayat Ibnu Mas’ud H.R. Ashab Sunan). Dalam hadist lain dikatakan “Kalau kalian lupa, maka bersujudlah”. Riwayat Muslim mengatakan “Kalau seseorang menambahkan sesuatu atau mengurangi sesuatu dalam shalatnya, maka hendaknya ia bersujud dua kali”.

Sujud syahwi dilakukan baik dalam salat berjamaah maupun sendiri, namun dalam berjamaah ma’mum tidak boleh melakukan sujud sahwi bila imam tidak melakukannya, karena berjamaah harus mengikuti imam.

Cara melakukan sujud syahwi adalah seperti sujud biasa, dua kali. Para ulama berbeda pendapat mengenai tempat sujud syahwi.

Hanafi mengatakan setelah salam pertama kemudian dilanjutkan dengan membaca tasyahud lagi baru setelah itu melakukan salam dua kali.

Syafi’ie mengatakan sujud syahwi dilakukan sebelum (menjelang) salam setelah membaca tasyahud.

Maliki mengatakan sujud syahwi dilakukan sebelum salam bila disebabkan karena kekurangan dalam melaksanakan amalan shalat, dan setelah salam bila disebabkan oleh kelebihan dalam menjalankan amalan salat.

Hanbali mengatakan boleh memilih mana yang disukai antara sebelum dan sesudah salam, namun yang lebih utama adalah sebelum salam.

Semua pendapat mempunyai landasan hadist yang kuat.

Bacaan sujud syahwi adalah “subhaana man laa yanaamu walaa yashuu”.

Hukum sujud syahwi sunat menurut mayoritas ulama dan wajib menurut pendapat Hanafi.

Wassalam

Arif Hidayat
Ali Mahsyar
Muhammad Niam

http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&task=view&id=739&Itemid=30

About rile

lazy cat

Posted on September 11, 2006, in Al Islam. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: