“Catatan Hati Seorang Istri”

catatanhati.jpg
             Awalnya sich salah pinjem ato salah persepsi gitu ke temen yang tadinya mau minjemi buku. Saya kira novel gitu, ternyata dapet buku kumpulan penuturan kisah.Tapi akhirnya kebaca juga!!!😀. Bukunya mbak asma nadia ini isinya menarik juga, cerita/ kisah dalam buku ini semuanya tentu saja diambil dari sudut pandang wanita (istri, lebih tepatnya). Setiap baca kisah per kisah saya selalu bertanya, “kok gitu ya lelaki??”, “ah, tentu saja gak semua lelaki kayak gitu???”. Dan akhirnya diam diam saya mengambil janji dari dalam hati, bahwa jika kelak sudah menikah, saya akan benar benar menjaga untuk jangan sampai menyakiti hati Istri saya. Ya sebenarnya tentu saja kita memang seharusnya tidak menyakiti orang lain juga🙂. Akhir-akhir ini saya juga jadinya berpikir gini, karena melihat beberapa kasus nyata juga, seandainya benar benar ada masalah rumah tangga, trus gak bisa dicegah adanya pertengkaran ato saling menyakiti gimana????. Ah, andaikan sepasang kekasih menerapakan syari’at Islam secara nyata dan benar benar di pahami dengan sebenar benarnya, masak sich hal itu akan masih terjadi?!. Kemudian saya jadi kembali berpikir tentang sebuah ayat dalam Al Qur’an. Bahwa yang wanita baik baik adalah untuk lelaki yang baik baik dan wanita yang buruk adalah untuk lelaki yang buruk juga (se level gitu dehhh).So, senantiasa memperbaiki diri saja!!! OK?!!!!!

About rile

lazy cat

Posted on March 2, 2008, in Buku. Bookmark the permalink. 17 Comments.

  1. baru baca 3 bagian,pancen apik…kapan2 nyilih mas yo???

  2. Akan banyak kejutan yg dialami bagi orang yg sudah menikah. Memang wanita adl insan yg amat berbeda dg pria. Saya jadi pengen baca bukunya. Makasih udah menginformasikan ttg buku ini ya🙂

    Anyway, terkait perihal terakhir, jika wanita baik baik adalah untuk lelaki yang baik baik dan wanita yang buruk adalah untuk lelaki yang buruk, maka apa artinya kita tidak perlu keburu menikah dulu. Tunggu diri ini jadi lebih baik shg bisa mendapatkan pasangan yg hopefully sama baiknya?
    🙄 hayoooo! :mrgreen:

  3. aku pikir begitu kakak……..

  4. @Guntar

    Wanita baik untuk laki-laki baik, wanita buruk untuk laki-laki buruk?

    Bagaimana dengan kisah Luth dan istrinya, atau Fir’aun dan istrinya ‘Asyiyah?

    Saya kira nggak ada istilah itu mas. Saya setuju, kalau kita harus merubah diri menjadi lebih baik. Tapi menikah setelah menjadikan diri lebih baik itu batasannya sampai kapan?

  5. mas khol, itu khan ada dalam ayat Al Qur’an. trus, tafsirnya yang bener gimana mas???

  6. Seingatku, ayatnya tentang larangan menikahkan pezina dengan yang bukan pezina. Tidak ada istilahnya laki-laki baik maka mendapat wanita baik.

    “Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin”
    an-Nuur ayat 24

  7. yang bener An Nur 26.

    Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)

  8. @Rile

    Maaf salah ketik, maksudku surat an-Nuur ayat 3

    Namun ayat yang penjenengan cantumkan itu juga benar. Dan konteksnya tetap masalah zina, karena perbuatan keji di sini maksudnya zina. Bukan masalah sifat baik maupun sifat buruk.

    “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”
    al-Israa’:32

  9. Waduh…
    saya jadi minder deh mas…
    betapa jauhnya diri ini dari tingginya impian akan istri yang sholihah
    ya Allah..

  10. Hmmm…… gak perlu minder ….. kita sama sama blajar , menjadi lebih baik….

  11. mas ditunggu undangany,hehe…

    waduh saya ini g pernah ngerasa jadi orang baik mas,kapan y jadi baik..T_T

  12. belinya dimana pak bukunya??? trus berapa harganya..????

  13. saya ndak beli Bu, jadi ndak tau dimana belinya. Saya minjem.

  14. Jadi… kapan nikahnya ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: